Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

7 Tanda Alami yang Ditunjukkan Tubuh Ketika Anda Kurang Tidur

Kebiasaan buruk dan gaya hidup seseorang dapat membuat mereka menjadi terbiasa melakukan aktifitas sehari-hari yang mengakibatkan kurangnya waktu untuk tidur.

Meskipun seseorang sudah terbiasa dengan kondisi kurang tidur tersebut, namun terdapat beberapa hal yang dapat menunjukkan bahwa Anda sedang mengalami kondisi tersebut. Berikut adalah 7 Tanda Alami yang Ditunjukkan Tubuh Ketika Anda Kurang Tidur:

1. Kehilangan selera humor

Walter Reed dari Army Institute in Research Amerika Serikat pada tahun 2006 menyatakan bahwa ketika sedang lelah, seseorang menjadi kehilangan selera humor. Menemukan hal yang lucu memang butuh proses yang sangat kompleks pada otak karena membutuhkan perhatian, memori, dan pembagian cara berpikir.

Hal-hal tersebut juga perlu diproses oleh otak agar dapat menyambung kepada perasaan. Ketika kekurangan tidur, bagian-bagian otak menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga seseorang kesulitan untuk menentukan kelucuan dari sebuah hal.

2. Makan lebih banyak

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Colorado Boulder membuktikan bahwa orang yang kekurangan tidur cenderung mengalami kenaikan berat badan. Pada kondisi kurang tidur, bagian otak yang mengontrol keinginan menjadi melemah sedangkan hormon ghrelin yang mengatur nafsu makan menjadi meningkat 20 persen.

Dalam kondisi kurang tidur ini seseorang akan cenderung memiliki keinginan makan yang semakin besar karena dorongan otak tadi. Hal ini juga menjadi penyebab banyak orang kerap kelaparan ketika tengah malam.

3. Suara menjadi aneh

Professor Kevin Morgan dari Loughborough University menyatakan bahwa ketika sedang mengantuk suara seseorang menjadi datar dan monoton seperti robot. Hal ini terjadi karena otot-otot di tenggorokan menjadi tidak dapat terkontrol ketika seseorang sedang lelah.

Ketika sedang berbicara, terdapat koordinasi yang kompleks antara mulut dan lidah yang tidak berjalan dengan efektif ketika seseorang sedang dalam kondisi lelah dan mengantuk. Hal ini menyebabkan suara yang muncul menjadi berubah dan sedikit lebih aneh.

4. Mudah pilek dan demam

Penelitian dari Carnegie Mellon University menyatakan bahwa seseorang yang tidur kurang dari enam jam sehari memiliki risiko menderita demam hingga empat kali lipat dibanding mereka yang tidur lebih dari tujuh jam. Ketika kekurangan tidur, sistem imun tubuh menjadi terpengaruh dalam berbagai cara.

Sel darah putih yang bernama lymphocytes juga tidak diproduksi secara efektif sehingga virus dan bakteri lebih mudah masuk ke dalam tubuh. Hal ini lah yang membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.

5. Lebih mudah mengalami sakit dan nyeri

Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Norwegian Institute of Public Health, diketahui bahwa seseorang yang memiliki insomnia cenderung lebih mudah merasakan sakit dan nyeri pada bagian tubuhnya.

Seseorang yang memang mengalami masalah pada tubuhnya juga cenderung untuk terasa lebih sakit ketika dalam kondisi lelah dan mengantuk. Kekurangan tidur juga menyebabkan menurunnya mood seseorang sehingga rasa sakit menjadi lebih terasa.

source: merdeka.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Klinik Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 2243 4388