Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Banyak orang yang mengaku ketakutan dan berpikir macam-macam saat mengalami gejala jantung berdebar-debar saat bangun tidur. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai palpitasi dan bisa hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa membuat jantung berdebar-debar saat bangun tidur.

  1. Mengalami Stres

Jika saat bangun tidur kita mengalami gejala seperti jantung berdebar-debar dan munculnya keringat dingin, besar kemungkinan penyebabnya adalah stres. Apalagi jika suasana hati kita juga menjadi tidak karuan dan uring-uringan.

Dalam realitanya, stres memang bisa memberikan dampak yang sangat buruk bagi tubuh secara keseluruhan. Tak hanya akan membuat kita mengalami perubahan suasana hati, hal ini akan mempengaruhi kondisi hormon di dalam tubuh. Bahkan, kadar hormon adrenalin dan kortisol cenderung semakin meningkat sehingga membuat denyut jantung semakin cepat.

Demi mengatasi hal ini, pakar kesehatan menyarankan kita untuk melakukan latihan pernapasan, menikmati sinar matahari pagi sambil melakukan peregangan, atau mengonsumsi teh hijau yang terbukti bisa mengatasi stres dengan efektif.

  1. Dipicu oleh Kafein

Bisa jadi, jantung yang berdebar-debar saat bangun tidur disebabkan oleh konsumsi kafein sebelumnya. Kafein ini tak selalu didapatkan dari kopi, melainkan juga dari minuman lain seperti teh atau minuman bersoda.

Memang, asupan kafein bisa membuat kita susah tidur, namun jika kita berhasil tidur, akan menyebabkan gejala lain seperti tidur dengan tidak nyenyak, badan gemetaran, hingga jantung yang berdebar-debar.

Baca juga: Kubis Bisa Mencegah kanker Payudara

  1. Disebabkan oleh Dehidrasi

Saat tidur, kita sebenarnya juga sedang melakukan puasa karena tidak makan dan minum dalam waktu yang cukup lama. Jika di waktu sebelum tidur kita tidak mengonsumsi minuman, bisa jadi hal ini akan mengganggu keseimbangan cairan tubuh atau dehidrasi.

Tak hanya menyebabkan jantung yang berdebar-debar, dehidrasi juga bisa menyebabkan efek lainnya seperti mulut dan tenggorokan yang terasa sangat kering, perubahan warna urine saat buang air kecil, hingga perubahan tekanan darah serta kram otot. Demi mengatasinya, sebaiknya kita segera minum air putih.

  1. Dipicu oleh Anemia

Anemia tak hanya akan membuat badan lemas dan mudah mengantuk, lho. Dalam realitanya, efek dari anemia bisa lebih besar dari yang kita duga. Hal ini disebabkan oleh terganggunya sirkulasi darah yang bisa membuat berbagai jaringan dan organ tubuh tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen dengan cukup.

Jika kadar oksigen di dalam darah sangat rendah, maka akan menyebabkan gejala jantung berdebar-debar. Jika sampai hal ini terjadi, kita sebaiknya mengonsumsi suplemen yang bisa mengatasi anemia atau meminta bantuan dokter untuk mengatasinya.

  1. Gangguan pada Jantung

Jika kita mengalami masalah kesehatan jantung seperti aritmia, maka risiko untuk mengalami jantung yang berdebar-debar saat bangun tidur akan semakin meningkat. Kondisi ini tak hanya akan membuat denyut jantung meningkat, namun juga akan menyebabkan denyut ini terlalu pelan dan tidak teratur di waktu lainnya.

Masalahnya adalah kondisi ini bisa menyebabkan risiko terkena serangan jantung dan gagal jantung yang mematikan semakin meningkat sehingga harus diwaspadai.

  1. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat bisa menyebabkan efek samping jantung berdebar-debar saat bangun tidur. Jika kita tidak nyaman dengan hal ini, bisa meminta dokter untuk mengganti obat dengan yang lebih aman.

source: doktersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Klinik Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 2243 4388