Open/Close Menu Ramah perilaku kami, Santun budaya kami, Sungguh-sungguh cara kerja kami

Mata ikan atau dalam dunia medis disebut dengan clavus adalah penebalan kulit dikarenakan gesekan dan tekanan terus menerus. Pada umumnya mata ikan sering terbentuk di area kaki, terutama area yang menopang berat tubuh. Simak penjelasan lengkap mengenai penyebab dan gejala mata ikan di bawah ini.

Pada dasarnya, penyebab mata ikan adalah tekanan dan gesekan di area kulit yang sama berulang kali. Beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan dan gesekan tersebut adalah:

Baca juga: Penyebab dan Cara Agar Bersin

  • Sering menggunakan peralatan atau bermain alat musik dengan tangan. Penebalan pada kulit bisa muncul akibat gesekan kulit tangan dengan sebuah instrumen musik atau perkakas tangan yang digunakan sehari-hari.
  • Pemakaian sepatu yang kurang nyaman. Sepatu yang terlalu sempit serta sepatu berhak tinggi bisa menekan beberapa bagian kaki. Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar pun dapat menyebabkan beberapa bagian kaki bergesekan berulang kali dengan bagian dalam sepatu.
  • Tidak memakai kaus kaki atau memakai kaus kaki dengan ukuran yang tidak tepat bisa menyebabkan terjadinya gesekan antara kaki dengan sepatu.

Selain beberapa penyebab mata ikan seperti di atas, hal penting lainnya yang harus diketahui adalah terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan mata ikan, antara lain:

  • Bunion. Bunion adalah tonjolan tulang yang abnormal yang terbentuk pada sendi di dasar jempol kaki Anda.
  • Hammertoe. Hammeroe adalah kelainan bentuk jari-jari kaki Anda seperti cakar.
  • Kelainan bentuk kaki lainnya. Kondisi tertentu seperti taji tulang dapat menyebabkan gesekan konstan di dalam sepatu.
  • Minimnya perlindungan. Menggunakan alat-alat perkakas tanpa mengenakan pelindung bisa membuat kulit mengalami gesekan yang berlebihan.

Baca juga: Pengertian, Gejala dan Pencegahan Penyakit Herpes

Meski gejala mata ikan dan kapalan hampir mirip, namun keduanya bukanlah hal yang sama. Beberapa gejala yang bisa dikenali antara lain:

  • Kulit yang tebal dan kasar.
  • Benjolan keras dan terangkat.
  • Muncul rasa sakit di bawah kulit.
  • Kulit terkelupas, kering atau berlilin.

Perlu diketahui, mata ikan umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil dari kapalan, serta memiliki bagian tengah yang keras dikelilingi oleh kulit yang meradang. Mata ikan cenderung muncul di antara jari kaki atau di area yang banyak mendapat tekanan.

source: dokersehat.com

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

© 2020 - Klinik Warakas support by PT. PMI

Telepon Kami       (021) 2243 4388